Rapid Tes Antigen Gratis Di Jalinbar Pagelaran

Iptu Bima Alief Caesar /Ist
Iptu Bima Alief Caesar /Ist

Polres Pringsewu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan  menggelar rapid test antigen secara gratis di jalan lintas Barat (Jalinbar) Kecamatan Pagelaran, Jumat (16/4).

Kasatlantas Polres Iptu Bima Alief Caesar menjelaskan rapid tes digelar sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.Dengan sasaran para pengemudi, maupun penumpang kendaraan yang dikhususkan kendaraan dari luar wilayah Lampung.

"Dalam operasi keselamatan lalu lintas ini, kita memberikan pelayanan berupa rapid tes antigen secara gratis bagi pengemudi maupun penumpang kendaraan yang berasal dari luar wilayah,” kata Iptu Bima.

Dia menjelaskan, kegiatan rapid test antigen gratis tersebut mereka laksanakan bersama Dinas Kesehatan Pringsewu dengan sasaran 20-30 orang perhari, dan lokasi kegiatan rapid test akan dilaksanakan secara berpindah pindah sesuai dengan kebutuhan.

"Selain melakukan rapid test antigen dalam kegiatan tersebut kita juga membagikan masker dan leaflet  yang berisi imbauan keselamatan lalu lintas, pencegahan Covid-19 dan larangan mudik kepada para pengguna jalan,” jelasnya lagi. 

Bima Alief menjelaskan, dengan adanya kegiatan tersebut pihaknya berharap bisa menekan dan mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Pringsewu khususnya penularan melalui para pengemudi dan penumpang  yang berasal dari luar kota. 

"Jadi selama dua hari ini kita sudah melaksanakan rapid terhadap 50 orang, hasilnya keseluruhan peserta rapid negatif (non reaktif) covid-19," ungkapnya.

Selanjutnya, ia mengungkapkan, Operasi Keselamatan Krakatau 2021 lebih menitik beratkan pencegahan penularan Covid 19. Termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan mengenai larangan mudik. 

Menurutnya, penerapan larangan mudik sendiri akan mulai berlaku pada 6-17 Mei mendatang. Dan bagi masyarakat yang melanggar dengan tetap nekad mudik lebaran, ada sejumlah saksi yang akan dikenakan nantinya.

“Kesempatan ini kita maksimalkan untuk memberikan pendidikan masyarakat (dikmas) tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan pentingnya menjaga kesehatan dengan mencegah penyebaran Covid-19 termasuk mensosialisasikan larangan mudik yang akan mulai berlaku pada 6 hingga 17 Mei mendatang,” pungkasnya.